Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A Match dalam Pendidikan Agama Kristen

Rinto Hasiholan Hutapea

Abstract


This study aims to determine the concept of using a make a match type of cooperative learning model in learning Christian Religious Education. The method used in this research is descriptive qualitative method. The study results obtained illustrate that the use of a make a match type of cooperative learning models in classroom learning, can increase learning motivation and student learning outcomes. In dealing with the problem of low Christian Religious Education teachers and students’ learning motivation towards Christian Religious Education subjects, the use of a make a match type of cooperative learning model is an alternative choice in teaching. Using this learning model in overcoming these problems, Christian Religious Education teachers need some effort so that its implementation can be effective. These efforts are: first, a Christian Religious Education teacher needs to increase creativity. Second, Christian Religious Education teacher need to pay attention to their competence in teaching. Third, Christian Religious Education teacher have the principle of continuing to learn and develop themselves according to current needs.

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Kajian hasil penelitian diperoleh gambaran bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dalam pembelajaran di kelas, dapat meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik. Guru PAK dalam menghadapi masalah rendahnya minat dan motivasi belajar peserta didik terhadap mata pelajaran PAK, penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match menjadi alternatif pilihan dalam mengajar. Penggunaan model pembelajaran ini dalam mengatasi persoalan tersebut, guru PAK memerlukan beberapa upaya agar pelaksanaannya menjadi efektif. Upaya tersebut adalah: pertama, seorang guru PAK perlu meningkatkan kreativitas. Kedua, guru PAK perlu untuk memperhatikan kompetensi diri dalam mengajar. Ketiga, guru PAK memiliki prinsip untuk terus belajar dan mengembangkan diri sesuai kebutuhan pada masa kini.

Full Text:

PDF

References


Amalia, N. F. “Keefektifan Model Kooperatif Tipe Make A Match Dan Model CPS Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Motivasi Belajar.” Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif 4, no. 2 (2013): 151–158.

Artawa, Robert, ign i Wyn, and Suwatra. “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A-Match Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas V Sd Di Gugus 1 Kecamatan Selat.” Mimbar PGSD, no. 1 (2013): 1–10. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPGSD/article/view/837/710.

Astiti, Kadek Ayu. Evaluasi Pembelajaran. Yogyakarta: ANDI, 2017.

Deschuri, Cani, Dadang Kurnia, and Diah Gusrayani. “Penerapan Model Kooperatif Teknik Make a Match Dengan Media Kartu Klop Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa.” Penerapan Model Kooperatif Teknik Make a Match Dengan Media Kartu Klop Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa 1, no. 1 (2016): 361–370.

Homrighausen, E. G. ; I. H. Enklaar. Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2013.

Huda. Model-Model Pengajaran Dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2013.

Hutapea, Rinto Hasiholan. “Instrumen Evaluasi Non-Tes Dalam Penilaian Hasil Belajar Ranah Afektif Dan Psikomotorik.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 2 (2019): 151–165. http://jurnalbia.com/index.php/bia/article/view/94.

Isjoni. Cooperative Learning Mengembangkan Kemampuan Belajar Berkelompok. Edited by Alfabeta. Bandung, 2009.

Juhji. “Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Make A.” Primary 09, no. 01 (2017): 9–16. file:///C:/Users/ASUS/Downloads/313-1-936-1-10-20170711.pdf.

Lie, Anita. Cooperatif Learning. Jakarta: Grasindo, 2008.

Makmur Sirait, Putri Adilah Noer, and putri adilah Noer. “PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Makmur.” Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipemake a Match Terhadap Hasil Belajar Siswa 1, no. Oktober (2013): 8.

Nining; Juraid, H.; Suyuti. “Pengaruh Model Kooperatif Tipe Make a Match Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sejarah Di Sma Negeri 1 Palu” (2005): 196–207.

Purwanto. Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2011.

Rusman. Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers, 2014.

Sidjabat, B. S. Mengajar Secara Profesional. Bandung: Kalam Hidup, 2011.

Tari, Ezra, and Rinto Hasiholan Hutapea. “KHARISMA : JURNAL ILMIAH TEOLOGI Peran Guru Dalam Pengembangan Peserta Didik Di Era Digital” 1, no. 1 (2020): 1–13. http://jurnalsttkharisma.ac.id/index.php/Kharis/article/view/1.

Trianto. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif: Konsep, Landasan Dan Implementasinya Pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Kencana, 2009.




DOI: https://doi.org/10.47166/sot.v3i1.16

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at http://www.sttpaulusmedan.ac.id/index.php/sotiria.

SOTIRIA telah terindeks pada situs:

       
e-ISSN: 2685-3493

p-ISSN: 2685-354X

Copyright© SOTIRIA (Jurnal Theologia dan Pendidikan Agama Kristen), 2019. All Rights Reserved.